Raja Juli Antoni : Tidak perlu pakai kotak-kotak kalau ada potensi intimidasi

WARTAHOT – Juru Bicara pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, menyerukan kepada warga masyarakat Jakarta, khususnya yang mendukung pasangan nomor urut 2 itu, untuk datang sepagi mungkin ke TPS. Bila ada potensi intimidasi, disarankan tak memakai baju kotak-kotak.

Kata Raja, kedatangan ke TPS sepagi mungkin sangat penting sehingga tak ada alasan tak bisa menyoblos karena habisnya kertas suara.

“Tidak perlu pakai kotak-kotak kalau ada potensi intimidasi. Pakai putih saja, dan kita semua tahu nomor berapa yang hendak dicoblos,” ungkap Raja Juli Antoni, Selasa (18/4).

Dia mengatakan bahwa dari berbagai lembaga survei yang selama ini dikenal kredibel, terlalu dini bila ada pasangan calon yang mengklaim kemenangan, sebab semua hasil survei masih berada di dalam rentang margin of error.

Pasangan Ahok-Djarot sendiri cukup optimistis karena tren elektabilitas meningkat sesuai hasil lembaga survei itu, berbanding penurunan di kubu lawan. Yang membuat makin optimistis adalah hasil survei bahwa lebih dari 50 persen responden masih ingin Basuki menjadi gubernur Jakarta, sementara tingkat kepuasan atas kinerja Basuki selama menjabat gubernur naik jadi 76 persen.

“Itu artinya peluang Ahok-Djarot sangat terbuka. Tapi semua tergantung partisipasi Ahokers,” kata Raja.

“Maka, sekali lagi, kemenangan Ahok-Djarot ada di tangan brothers dan sisters semua. Mari kita gunakan hak pilih, karena satu suara itu bermakna,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *