WARTAHOT – Jamaah umroh korban First Travel di Bandung mendatangi Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Mereka menindaklanjuti laporan pertama sekaligus melaporkan 85 berkas tambahan kepada polisi.
Laporan terhadap bos First Travel ini dilakukan korban Andrian Darmaji. Sebelumnya Andrian melaporkan pada Senin (14-08-2017) lalu.
“Karena saat itu berkas jemaah baru masuk 15 berkas, sekarang sudah ada 85 berkas tambahan yang akan kita serahkan,” kata Andrian di Mapolrestabes Bandung, Senin (28-08-2017).
Andrian menambahkan, laporan yang dilakukan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan yang dilakukan oleh pihak First Travel. Jamaah asal Bandung yang telah mendaftar untuk berangkat umrah dari cabang Bandung gagal berangkat. Padahal mereka sudah membayar penuh.
“Dijanjikan berangkat beberapa bulan lalu. Tetapi sampai sekarang tidak berangkat,” ujarnya.
Korban First Travel asal Bandung berharap ada kejelasan terkait uang yang sudah masuk. Selama ini, para korban belum mendapat kejelasan terkait uang tersebut.
0 comments