Katar: Besok Anies-Sandi Jadi Media Darling

WARTAHOT – Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto, meyakini tanggal 19 April 2017 besok, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan – Sandiaga Uno akan menjadi media darling karena menang Pilkada. Seluruh media akan mendekat pada Anies. Keyakinan ini sangat masuk akal, jika melihat hasil survei dari berbagai lembaga terpercaya yang menempatkan Anies-Sandi dengan elektabikitas tertinggi.

“Tanda-tanda kemenangan itu  nyata karena ada dukungan luar biasa besar dari semua pihak masyarakat jakarta  yang bersatu bersama  mendukung dan mengawal untuk kemenagan Anies-Sandi. Kami yakin 99 persen Anies-Sandi akan menang dan menjadi media darling,” ujar SGY, sapaan akrab Sugiyanto, di Jakarta, Selasa (18/4).

SGY mengatakan, masyarakat Ibukota sudah menginginkan gubernur baru yang santun, cerdas dan berwibawa. Mereka telah mengetahui berbagai kekeliruan calon petahana (Ahok) selama memimpin Jakarta. Mulai dari penggusuran paksa, PKL digusur, dugaan penyimpanga pengunaan dana CDR, dan  sebagainya. Semua kebijakan yang dilakukan sewenang-wenang itu merupakan kelemahan Ahok. “Warga tidak akan mau memilih Ahok lagi,” katanya.

Kenadati begitu, SGY juga mengingatkan Anies-Sandi apabila nanti memimpin Jakarta untuk tidak mengulangai kesalahan Ahok. Terutama terkait sikap Ahok pada awak media yang dianggap tidak menghormati. Itu terbukti dengan seringnya Ahok marah-marah dan mengusir awak media yang tengah meliput di kantornya di Balaikota DKI. “Media itu patut diapresiasi  karena merupakan sarana transparansi  dan demokrasi. Mereka memberikan  andil besar dalam proses pembangunan dan pembelajaran kepada mayarakat Jakarta,” tandasnya.

Lebih lanjut SGY mengeskan bahwa saat ini sukses Anies-Sandi meningkatkan tingkat keterpilihan (elektabilitas) mengalahkan Ahok-Djarot pada pilkada jakarta putaran ke dua adalah merupakan hasil kontribusi publikasi  dari teman-teman media. Anies-Sandi jangan mengulang kesalah Ahok kepada media yang seperti kacang lupa kulitnya itu.

“Dulu Jokowi-Ahok sukses karena publikasi besar-besaran dari media. Tapi setelah menjadi Gubernur Jakarta,  Ahok menjadi arogan dan menyerang media. Nah Anies-Sadi jangan arogan dan perlakukan media dengan baik khususnya kepada media yang sejak awal mendukung atau pun juga media yang menyerang Anies-Sandi,” ungkap SGY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *