Kasus Sandiaga Uno, polisi periksa mantan camat Curug

Anies – Sandi Cagub dan Cawagub DKI 2017

WARTAHOT – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa 10 saksi terkait dugaan penggelapan aset dalam proses penjualan tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012 dengan terlapor Sandiaga Uno dan Andreas Tjahjadi.

“Pelapor, teman pelapor, Pak Djoni dan lain-lain,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, hari ini.

Sandiaga dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh RR Fransiska Kumalawati Susilo selaku kuasa hukum Djoni Hidayat dengan nomor LP/1151/III/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 8 Maret 2017.

Kasus ini telah ditindaklanjuti dengan keluarnya surat perintah penyelidikan Nomor SP.Lidik/808/III/2017/Ditreskrimum tanggal 9 Maret 2017. Sandiaga dilaporkan atas kasus penggelepana sesuai pasal 372 KUHP. Selain Sandiaga, dalam laporan itu Andreas Tjahjadi juga sebagai terlapor.

Dari 10 orang yang diperiksa itu, ada satu orang mantan Camat Curug. “Namanya Arif. Beliau mantan camat pada tahun 1994,” kata Argo.

Arif diperiksa karena merupakan orang yang dianggap mengerti mengenai jual-beli tanah yang saat ini menyandung Sandiaga. “Dia yang menjelaskan perpindahan kepemilikan tanah jual beli itu, dari siapa ke siapanya,” ungkap Argo.

Argo berharap Sandiaga dapat hadir jika dipanggil penyelidik untuk memberikan klarifikasi. “Sebagai warga negara, kalau mau ya hadir, kalau enggak ya tidak usah. Kalau mau jadi warga negara baik ya hadir,” ungkap Argo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *