PENEMBAKAN DI GREEN LAKE CITY ATAS PERINTAH JOHN KEI

WARTAHOT – Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar Jumpa Pers terkait penembakan di Perumahan Green Lake, Tangerang. Dalam Jumpa Pers tersebut John Kei dkk dipamerkan.

Pada Jumpa pers hari ini, Senin(22/06) Pukul 11:50 WIB, John Kei dkk mengenakan baju orange dengan memakai masker di giring ke Halaman Aula Utama Polda Metro Jaya.

Pada Jumpa Pers hari ini, John Kei dkk tidak mengeluarkan sepatah katapun. Sedangkan Barang bukti telah di gelar pihak kepolisian.

Dimana barang bukti yang di gelar oleh pihak kepolisian ialah 1 (satu) Unit Sepeda Motor Korban Merk Yamaha N.Max watna hitam Nopol B.6945.VOA, Bagian tubuh korban yaiotu 2 (dua) buah jari korban yang terputus saat kejadian, 4 (empat) kendaraan bermotor roda empat (mobil), 30 (tiga puluh) unit Handphone milik TSK, 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah.

Polisi mengungkap adanya pemufakatan jahat John Kei dan anak buahnya untuk membunuh Nus Kei. Polisi mengatakan kelompok John Kei pun berbagi peran dalam rencana pembunuhan tersebut.

Pemufakatan jahat itu diketahui setelah polisi memeriksa ponsel para pelaku. Di situ, ditemukan adanya perintah pembunuhan terhadap Nus Kei oleh John Kei.

“Ada perintah dari saudara John Kei kepada para anggotanya, indikator dari pemufatakan jahat yaitu adanya perencanaan pembunuhan terhadap saudara NK (Nus Kei) dan ER ya, ER atau YDR,” kata Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana dalam jumpa pers, Senin (22/6/2020).

Nana mengungkapkan, dalam percakapan itu, kelompok John Kei juga melakukan pembagian peran. Ada yang mencari Nus Kei di rumahnya di Green Lake, Tangerang. Ada pula yang bertugas mencari EDR.

Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana mengatakan,”Kemudian ada juga pembagian tugas atau pembagian peran, jadi mereka ini sudah merencanakan dengan sasaran tadi NK kemudian juga sasaran EDR, juga ada juga yang bertugas mencari sasaran lain atau melakukan pengamanan, itulah indikator permufakatan jahat itu.”

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap motif penembakan di perumahan Green Lake City dan pembacokan di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Polisi menyebut penyerangan itu berawal dari konflik antara kelompok John Kei dengan saudaranya sendiri bernama Nus Kei mengenai pembagian hasil penjualan tanah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Surjana mengatakan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin(22/06),”Motif ini adalah sesama, sebenarnya masih bisa dikatakan mereka masih keluarga antara John Kei dan Nus Kei. Ini dilandasi atas permasalahan pribadi antara saudara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan dalam hal ini pembagian uang hasil penjualan tanah.”

Nana menyebutkan, insiden penembakan ini terjadi setelah para pelaku menyerang rumah Nus Kei di Perumahan Green lake City pada Minggu (21/6) siang. Saat itu, para pelaku yang merupakan kelompok John Kei hendak mencari Nus Kei, namun Nus Kei sedang tidak ada di rumah tersebut.

Irjen Nana Surjana mengatakan,”Yang bersangkutan (Nus Kei) saat itu tidak ada, tapi ada istri dan anak-anaknya.”

Pada saat itu, istri dan anak-anak Nus Kei menyelamatkan diri. Para pelaku kemudian melakukan perusakan di rumah Nus Kei.

“Saat itu terjadi perusakan pintu, ruang tamu dan kamar olah 15 pelaku tersebut, di samping itu merusak 2 unit mobil milik Nus Kei dan 1 mobil tetangga Nus Kei,” ujarnya.

Para pelaku berjumlah 25 orang, termasuk John Kei. Pelaku di amankan di kawasan Medan Satria, Bekasi. Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *